Lima Rekanan Terancam Kena Blacklist

431
RAPAT EVALUASI : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo saat melakukan rapat evaluasi konstruksi 2015, di ruang Aula Bupati, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAPAT EVALUASI : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo saat melakukan rapat evaluasi konstruksi 2015, di ruang Aula Bupati, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAPAT EVALUASI : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo saat melakukan rapat evaluasi konstruksi 2015, di ruang Aula Bupati, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAPAT EVALUASI : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo saat melakukan rapat evaluasi konstruksi 2015, di ruang Aula Bupati, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG–Sebanyak 5 rekanan terancam terkena blacklist dan tidak berhak untuk mengikuti lelang tahun ini. Lantara masih banyak ditemukan rekanan yang meminjam bendera atau CV, bendera dipinjamkan untuk mendapatkan fee, dan pekerjaan yang diperoleh pun dijual dengan hanya memungut komisi berdasarkan kesepakatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Batang, Nasikin, dalam rapat evaluasi konstruksi 2015, di ruang Aula Bupati Batang, kemarin. “Saat ini, masih banyak kinerja rekanan yang belum profesional. Manajemen pelaksanaan proyek masih lemah, baik dari segi keuangan, SDM, peralatan dan administrasi. Bahkan rekanan untuk modal kerja, lebih mengandalkan kelayakan bank daripada uang muka,” katanya.

Sedangkan dalam rapat tersebut, terungkap capaian pekerjaan fisik konstruksi di Kabupaten Batang pada tahun 2015 mencapai 99,83 persen, ada peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak permasalahan internal yang harus dibenahi, khususnya pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.