Ruko dan Bank BTPN Weleri Ludes Terbakar

395

KENDAL- Kebakaran hebat terjadi di Weleri, Kendal, Kamis (7/1) dini hari. Dua bangunan ludes terbakar dilalap si jago merah, yakni rumah toko (ruko) Toko Ijo dan kantor BTPN Purna Bhakti di Desa Nawangsari, Kecamatan Weleri. Diduga kebakaran tersebut akibat korsleting atau hubungan arus pendek jaringan listrik. Akibatnya, seluruh barang yang ada di dalam toko dan bank ludes terbakar. Kerugiannya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut saksi mata di lokasi, Zaenal, api diduga berasal dari ruko Toko Ijo sekitar pukul 03.15. Kobaran api tampak keluar dari sisi tengah bangunan. Sebelum terjadi kebakaran, terdengar bunyi ledakan, dan api mulai membakar bagian belakang ruko Toko Ijo. “Ada bunyi ledakan, lalu api terlihat langsung membesar,” ujar warga Desa Jenarsari, Gemuh tersebut.

Kobaran api langsung meludeskan ruko milik Oni Yuliawati, warga Perum Weleri Makmur, Desa Weleri, tersebut. Warga yang melihat api sudah membesar, tidak bisa berbuat banyak. Mereka mencoba melokalisasi api agar tidak merambat. Namun hembusan angin membuat api merambat ke bangunan di sebelah Toko Ijo. Bangunan yang berdekatan dan ikut terbakar adalah Bank BTPN Purna Bhakti. Kobaran api langsung membakar bangunan bank dan meludeskan seluruh berkas dan uang serta peralatan kantor.

Kapolsek Weleri AKP Senja mengatakan, kerugian di Toko Ijo meliputi barang dagangan seperti tembakau, rokok, kertas , serta peralatan rumah tangga. “Ada juga surat-surat berharga, seperti akta perkawinan, surat perjanjian sewa bank, dan ijazah. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta,” katanya.

Sementara kerugian yang dialami Bank BTPN Purna Bhakti juga mencapai ratusan juta rupiah. Terdiri atas arsip kredit, uang di dalam brankas sekitar Rp 356 juta, peratalan kantor, sebuah sepeda motor, dan komputer. Kobaran api baru berhasil dipadamkan selang satu jam kemudian setelah lima unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal datang di lokasi kejadian. Hingga kemarin, kasus kebakaran tersebut masih dalam penanganan aparat Polsek Weleri dan Polres Kendal. (bud/aro)