Terpeleset di Trotoar Licin, Kepala Bocor

Di Jalan MH Thamrin dan Soegijapranata

470
DIKELUHKAN: Pemilik pertokoan di sepanjang Jalan MH Thamrin terpaksa memasang karet ban mobil bekas di trotoar agar warga tidak jatuh terpeleset. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIKELUHKAN: Pemilik pertokoan di sepanjang Jalan MH Thamrin terpaksa memasang karet ban mobil bekas di trotoar agar warga tidak jatuh terpeleset. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIKELUHKAN: Pemilik pertokoan di sepanjang Jalan MH Thamrin terpaksa memasang karet ban mobil bekas di trotoar agar warga tidak jatuh terpeleset. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIKELUHKAN: Pemilik pertokoan di sepanjang Jalan MH Thamrin terpaksa memasang karet ban mobil bekas di trotoar agar warga tidak jatuh terpeleset. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pembangunan trotoar atau area pedestrian di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan MGR Soegijapranata Semarang dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, area pedestrian itu dinilai tidak ramah terhadap pejalan kaki, karena menggunakan keramik yang licin. Akibatnya, banyak pengguna jalan yang terpeleset meski dalam kondisi kering.

Seperti yang dialami Romi Sugianto, salah satu warga Tembalang. Ia menceritakan pernah mengalami kejadian yang tidak diharapkan. Waktu itu, ia sedang berjalan di trotoar Jalan MGR Soegijapranata dengan menggendong anaknya yang berusia 2,5 tahun. Tiba-tiba saat hendak memasuki mobil, ia terpeleset disebabkan lantai keramik yang licin.

”Padahal waktu itu kondisi tidak sedang hujan. Anak saya terbentur hingga kepalanya keluar darah. Kejadiannya sekitar seminggu yang lalu,” keluhnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (7/1).

Yang membuat Romi lebih kecewa, berdasarkan informasi dari tukang parkir setempat, kejadian itu tidak hanya sekali saja. Banyak masyarakat yang telah menjadi korbannya.