Warga Genuk Ditemukan Tewas di Sungai

410
TEMUKAN KORBAN : Warga Karangwetan, Genuk, Ungaran Barat dan tim SAR menunjukkan kedung sungai sedalam 4 meter lokasi ditemukannya jasad Mbah Goto. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMUKAN KORBAN : Warga Karangwetan, Genuk, Ungaran Barat dan tim SAR menunjukkan kedung sungai sedalam 4 meter lokasi ditemukannya jasad Mbah Goto. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMUKAN KORBAN : Warga Karangwetan, Genuk, Ungaran Barat dan tim SAR menunjukkan kedung sungai sedalam 4 meter lokasi ditemukannya jasad Mbah Goto. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMUKAN KORBAN : Warga Karangwetan, Genuk, Ungaran Barat dan tim SAR menunjukkan kedung sungai sedalam 4 meter lokasi ditemukannya jasad Mbah Goto. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Warga Karangwetan, Kelurahan Genuk, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (7/1) sore kemarin dikejutkan dengan temuan mayat di Sungai Delik Bulu yang berada di belakang Pabrik Ungaran Sari Garmen. Mayat laki-laki yang dikenal warga bernama Sugoto, 85, warga Kelurahan Genuk, Ungaran Barat tersebut ditemukan dalam kondisi terapung di sungai.

Menurut Sukarno, 45, warga Karangwetan, Kelurahan Genuk, Ungaran Barat, sekitar pukul 16.30, warga melihat ada mayat terapung di sungai. Warga kemudian melaporkan temuan mayat tersebut ke Polisi. Setelah dicek dan dilihat ciri-cirinya, keluarga korban mengenali mayat tersebut adalah Mbah Goto. “Tubuhnya ditemukan terapung di kedung yang dalamnya sekitar 4 meter,” tutur Sukarno.

Sukarno menambahkan Mbah Goto kerap dimintai tolong membersihkan pekarangan dan bersih-bersih sampah. Sering kali Mbah Goto lewat melintasi sungai tersebut untuk menuju rumahnya. Diduga saat menyeberangi sungai, korban terpeleset hingga jatuh ke dalam kedung sungai.