Gedung Polda Dibangun Maret

489
ASAP MEMBUMBUNG : Kepulan asap hitam membumbung tinggi menutupi langit biru di atas Mapolda Jateng, menambah panik banyak orang untuk bergegas menyelamatkan diri. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ASAP MEMBUMBUNG : Kepulan asap hitam membumbung tinggi menutupi langit biru di atas Mapolda Jateng, menambah panik banyak orang untuk bergegas menyelamatkan diri. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Gedung Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah yang terbakar pada 30 September 2015 lalu, rencananya akan dibangun mulai 1 Maret 2016. Pembangunan gedung bertingkat 8 lantai dilakukan secara bertahap menelan anggaran mencapai Rp 200 miliar.

Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Musyafak mengatakan anggaran pembangunan gedung melalui APBN dan APBD Jawa Tengah itu akan dilakukan secara bertahap. Saat ini tahap awal 2016 dilakukan lelang konsultan dan manajemen perencanaan terlebih dahulu sebelum menginjak pelaksanaan lelang pekerjaan. ”Pembangunan gedung baru akan ditandai dengan peletakan batu pertama pada tanggal 1 Maret 2016 nanti,” katanya saat ditemui di Mapolda Jateng, Jumat (8/1) kemarin.

Tahap awal pembangunan dialikasikan anggaran yang tersedia sekitar Rp 50 miliar. ”Diperkirakan selesai pada tahun 2017,” katanya.

Gedung baru tersebut nanti akan difasilitasi lahan parkir yang luas dengan tujuan agar dapat menampung ribuan kendaraan bermotor baik milik anggota polisi maupun masyarakat yang memerlukan pelayanan. ”Bisa 3.500 sampai 4.000 mobil, modelnya parkiran basement. Nanti juga ditinggikan, jadi sejajar dengan jalan depannya, Jalan Pahlawan,” ujarnya.

Kepala Biro Sarana Prasarana (Karo Sarpras) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Rise Suntarjo mengatakan untuk dana awal sudah ada sekitar Rp 50 miliar. Dana itu terinci, dari APBN Rp 35 miliar dan hibah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dari APBD sebesar Rp 15 miliar. ”Nanti peletakan batu pertama oleh Kapolda. Sekarang sedang dilakukan lelang manajemen konstruksi,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)