Komplotan Ibu Rumah Tangga Curi Sembako Dibekuk

370
TERTANGKAP TANGAN : Ibu rumah tangga, tersangka pencuri sembako saat dimintai keterangan di Mapolsek Bojong Polres Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTANGKAP TANGAN : Ibu rumah tangga, tersangka pencuri sembako saat dimintai keterangan di Mapolsek Bojong Polres Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTANGKAP TANGAN : Ibu rumah tangga, tersangka pencuri sembako saat dimintai keterangan di Mapolsek Bojong Polres Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTANGKAP TANGAN : Ibu rumah tangga, tersangka pencuri sembako saat dimintai keterangan di Mapolsek Bojong Polres Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Komplotan pencuri sembako dan kebutuhan rumah tangga yang selama ini melakukan aksinya di Pasar Darurat Bojong, Kabupaten Pekalongan, dibekuk Polsek Bojong Polres Pekalongan, Jumat pagi (8/1) kemarin. Yakni, saat mereka melakukan pembobolan di toko sembako milik Supriyadi, 35, warga Desa Bojong Wetan, Kecamatan Bojong.

Kasus tersebut terungkap setelah Supriyadi merasa curiga dengan kios sembako miliknya. Dirinya selama ini sering kehilangan sejumlah barang dagangan berupa beras, mi instan, gula, sabun dan sampo serta pasta gigi. Namun pintu toko tidak ada yang dirusak, demikian juga barang dagangan yang ditinggal masih terlihat rapih.

Ternyata kehilangan barang dagangan sembako di Pasar Darurat Bojong tidak hanya terjadi pada kios milik Supriyadi. Namun juga kios sembako milik Sodikin san Sinok Trianah, yang berada tak jauh dari kios sembako Supriyadi. Karena penasaran, akhirnya Supriyadi dan Sodikin tidur di kios miliknya selama beberapa hari untuk menjaga agar daganganya tidak dicuri orang.