Kagumi Kartini dan Dewi Sartika

Kagumi Kartini dan Dewi Sartika

470
Kartika Fajar Cahyani (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kartika Fajar Cahyani (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kartika Fajar Cahyani (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kartika Fajar Cahyani (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BEKERJA secara maksimal adalah salah satu visi perempuan satu ini. Bernama lengkap Kartika Fajar Cahyani, kini hari-harinya disibukkan dengan aktivitasnya sebagai Kepala Sub Bagian Akuntansi Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes). Menurutnya, bekerja secara maksimal dapat memperoleh hasil yang maksimal pula.

Wanita kelahiran Semarang 22 Mei 1965 ini berpendapat, selain maksimal sebuah pekerjaan juga harus dilakukan dengan hati. ”Hal itu memiliki keterkaitan,” kata alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIK) Semarang ini.

Tika, sapaan akrab wanita ini, mengatakan keprofesionalan dalam sebuah pekerjaan memang sangat diperlukan. Meski berkarir, ia juga tidak melupakan takdirnya sebagai seorang perempuan. ”Ketika di kantor, ya fokus pekerjaan, ketika di rumah jelas kembali lagi fungsinya sebagai ibu rumah tangga,” kata Tika.

Diam-diam, ia juga mengidolakan sosok RA Kartini dan Dewi Sartika. Menurutnya, dua sosok tersebut merupakan simbol wanita tangguh. ”Dua sosok pahlawan nasional tersebut dapat menjadi teladan untuk wanita masa kini yang juga berjuang sekuat tenaga,” ujar perempuan yang memiliki hobi jalan-jalan ini. (ewb/ric/ce1)