Sekolah Lima Hari Tingkatkan Soft Skill

358
PULANG SEKOLAH: Pelajar SMA Negeri 3 Kota Semarang pulang sekolah setelah mengikuti jadwal pelajaran sejak pagi hingga sore hari. Karena sekolahnya menerapkan kebijakan Gubernur Jateng, Sekolah Lima Hari, mereka memiliki jadwal libur dua hari tiap minggunya. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PULANG SEKOLAH: Pelajar SMA Negeri 3 Kota Semarang pulang sekolah setelah mengikuti jadwal pelajaran sejak pagi hingga sore hari. Karena sekolahnya menerapkan kebijakan Gubernur Jateng, Sekolah Lima Hari, mereka memiliki jadwal libur dua hari tiap minggunya. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PULANG SEKOLAH: Pelajar SMA Negeri 3 Kota Semarang pulang sekolah setelah mengikuti jadwal pelajaran sejak pagi hingga sore hari. Karena sekolahnya menerapkan kebijakan Gubernur Jateng, Sekolah Lima Hari, mereka memiliki jadwal libur dua hari tiap minggunya. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PULANG SEKOLAH: Pelajar SMA Negeri 3 Kota Semarang pulang sekolah setelah mengikuti jadwal pelajaran sejak pagi hingga sore hari. Karena sekolahnya menerapkan kebijakan Gubernur Jateng, Sekolah Lima Hari, mereka memiliki jadwal libur dua hari tiap minggunya. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MESKIPUN ada dorongan evaluasi ulang terhadap program sekolah lima hari agar dikembalikan ke sekolah enam hari, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng tetap bersikukuh bahwa program sekolah lima hari lebih efektif.

”Memang hingga saat ini masih timbul pro dan kontra di masyarakat. Meski begitu, tidak sedikit yang lebih memilih sekolah lima hari dikarenakan dapat memperoleh waktu yang lebih banyak untuk berkumpul bersama keluarga,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Tengah Pemprov Jateng, Nur Hadi Amiyanto.

Menurutnya, pelaksanan sekolah lima hari didasarkan atas keprihatinan Pemprov Jateng terhadap para siswa yang memiliki sedikit waktu beraktivitas di luar sekolah. Maka sekolah lima hari diterapkan melalui surat edaran (SE) Gubernur Jateng, nomor 420/006752/2015. ”Sehingga dua hari yaitu Sabtu dan Minggu dapat digunakan siswa untuk mengasah soft skill di luar sekolah,” kata Nur Hadi, Minggu (10/1) kemarin.