Asyik Nongkrong, Tiga Pemuda Dibacok

442

BANDARHARJO – Tiga pemuda nahas, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal di sekitar Polder Tawang, tepatnya di depan Stasiun Kereta Api Tawang, Sabtu malam (9/1) kemarin, sekitar pukul 23.00. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka serius. Adalah Feri, 27, warga Ngablak; M. Riki Zulkarnaen, 26 dan Ismail Mubarok, 26, keduanya warga Kampung Petek, Semarang Utara.

Semula ketiganya didatangi pelaku yang belum diketahui identitasnya. Tanpa alasan jelas, pelaku tiba-tiba menyerang ketiga korban dengan senjata tajam. Setelah membacok, pelaku langsung melarikan diri dengan menumpang angkot jurusan Pedurungan.

Akibat kejadian tersebut, tiga korban mengalami luka bacok di sekujur tubuh dan langsung dilarikan ke RSUP Dr Kariadi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Solkan mengakui telah mendapat laporan terkait adanya pembacokan yang menimpa tiga pemuda nahas tersebut. Bahkan, pihaknya juga langsung turun ke lapangan melakukan pengecekan dan pelacakan hingga Pedurungan.

”Kami langsung cek ke lokasi. Dari keterangan saksi pelaku pergi naik angkot daerah Pedurungan. Tapi setelah kami cek hingga ke Pedurungan, belum ada informasi terkait siapa pelakunya,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (11/1) kemarin.

Pihaknya juga belum bisa menjelaskan motif pembacokan yang menimpa tiga pemuda tersebut. Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif dan identitas pelaku.

”Anggota di lapangan masih menyelidiki, kami mengumpulkan keterangan saksi dulu, termasuk korban. Korban dan saksi masih kami mintai keterangan terkait pelaku dan angkutan yang ditumpangi supaya terindentifikasi,” katanya.

Terpisah Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Sugiarto mengatakan hal sama. ”Anggota masih meminta keterangan korban. Belum diketahui motifnya, karena korban masih dirawat,” pungkasnya. (mha/ida/ce1)