Di Blacklist, Material Tak Dibayar

753
RUGI BESAR : Para pedagang material saat mengangkut batu split, di Desa Gembong, Kandangserang, karena tidak dibayar oleh pihak rekanan yang di blacklist. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
RUGI BESAR : Para pedagang material saat mengangkut batu split, di Desa Gembong, Kandangserang, karena tidak dibayar oleh pihak rekanan yang di blacklist. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
RUGI BESAR : Para pedagang material saat mengangkut batu split, di Desa Gembong, Kandangserang, karena tidak dibayar oleh pihak rekanan yang di blacklist. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
RUGI BESAR : Para pedagang material saat mengangkut batu split, di Desa Gembong, Kandangserang, karena tidak dibayar oleh pihak rekanan yang di blacklist. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Lantaran dua rekanan pelaksana peningkatan jalan di blacklist oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan, puluhan pedagang material tidak dibayar oleh pihak rekanan. Akibatnya para pedagang material tersebut merugi hingga Rp 61 juta.

Adapun dua rekanan tersebut adalah CV Jembar Alam Persada dan CV Restu Bumi. Kedua rekanan tersebut mengerjakan proyek peningkatan jalan di Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang dengan nilai Rp 1 miliar untuk CV Jembar Alam Persada, dan Rp 1,5 miliar dikerjakan oleh CV Restu Bumi.

Untuk mengurangi kerugian material yang tidak dibayar, para pedagang akhirnya mengambil kembali material berupa batu split yang ditumpuk di sepanjang jalan Cigugur Desa Gembong dengan menggunakan truk sewaan dan tenaga kerja borongan.