Jumlah Penduduk Miskin Berkurang

409

SEMARANG – Jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah pada September 2015 berkurang sebanyak 71,26 ribu orang bila dibandingkan Maret 2015. Yaitu dari 4,55 juta orang pada Maret menjadi 4.506 juta orang.

“Selama kurun enam bulan tersebut, penurunan angka penduduk miskin ini serempak. Baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan,” papar Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Erisman, kemarin.

Selama periode Maret – September, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 47,62 ribu orang. Yaitu dari 1.837,19 ribu orang pada Maret menjadi 1.789,57 ribu orang pada September. Begitu halnya dengan pedesaan, dari 2.739,85 ribu orang pada Maret menjadi 2.716,21 ribu orang pada September.

Penurunan jumlah penduduk miskin ini, lanjutnya, juga diikuti dengan penurunan indeks kedalaman kemiskinan. Artinya kesenjangan kemiskinan dan tingkat keparahan kemiskinan di wilayah Jawa Tengah semakin menurun.

Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah inflasi Jawa Tengah yang cukup terkendali selama periode tersebut. “Inflasi kita cukup terkendali. Bahkan di bawah 3 persen. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka di Jawa Tengah juga berkurang. Demikian halnya dengan pembagian raskin di Jawa Tengah yang sudah membaik. Ini juga berpengaruh,” ujarnya.

Sedangkan penurunan angka kemiskinan di desa, lanjutnya, juga erat kaitannya dengan infrastruktur di Jawa Tengah yang sudah mulai membaik. “Kondisi infrastruktur yang membaik ini sangat mendukung perekonomian, yang pada akhirnya mengurangi angka kemiskinan,” tandasnya. (dna/smu)