Ketahuan Curi Sepeda, Preman Mengamuk

347
PREMAN NEKAT : Pelaku pencurian sepeda, Saeful saat diamankan petugas dan warga. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
PREMAN NEKAT : Pelaku pencurian sepeda, Saeful saat diamankan petugas dan warga. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
PREMAN NEKAT : Pelaku pencurian sepeda, Saeful saat diamankan petugas dan warga. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
PREMAN NEKAT : Pelaku pencurian sepeda, Saeful saat diamankan petugas dan warga. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Saeful, seorang pemuda di Kota Pekalongan kepergok warga saat sedang mencuri sepeda. Dia gagal melarikan diri karena terjebak di gang buntu kompleks Jatayu Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Dimas Supadi mengatakan, kejadian tersebut berawal dari laporan warga. “Warga lapor kepada kami ada preman mengamuk. Sambil bawa pisau, dan selang gas besi. Mukul-mukul beberapa warga,” ucapnya, Senin (11/1). Saat tim Reserse datang dan mencoba mengamankan pemuda tersebut, ternyata diketahui pelaku mencuri sepeda angin milik warga. “Kebetulan kejadiannya, dekat dengan Polres. Jadi kita sigap mengamankannya,” lanjutnya.

Saat akan dimassa, dirinya nekat melawan. Pemuda tersebut lari ke sebuah warung mengambil kabel gas yang terlilit besi dan pisau dapur. Kemudian mengancam warga. Karena warga tidak bisa mengatasi, akhirnya mereka lapor polisi.

Salah satu saksi mata, Aminah pedagang yang melihat langsung aksi preman tersebut, mengatakan pelaku tiba-tiba masuk warung sebelahnya dan mengambil pisau dapur. “Tiba-tiba dirinya masuk warung samping. Dan ternyata ambil pisau dapur yang dibuat untuk mengancam warga yang akan mengeroyoknya,” ucapnya.

Usut punya usut, ternyata preman tersebut melakukan aksi tersebut dalam keadaan mabuk. Saat ditangkap, bicaranya tidak jelas. Kini pemuda mabuk tersebut masih diperiksa tim Reskrim. Namun petugas masih kesulitan meminta keterangan, karena belum sadar dari pengaruh minuman. Juga dimungkinkan menggunakan pil gila. Karena ngomongnya tidak jelas dan melantur. (han/ric)