Tempati Dulu, Benahi Kemudian

Lapak Pasar Johar MAJT Mulai Diundi

365
SIDAK: Sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi Pasar Johar MAJT, Senin 11/1 kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi Pasar Johar MAJT, Senin 11/1 kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi Pasar Johar MAJT, Senin 11/1 kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi Pasar Johar MAJT, Senin 11/1 kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Proses relokasi para pedagang Pasar Johar ke tempat penampungan sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang mulai dilakukan. Senin (11/1) kemarin, sejumlah pedagang mengikuti pengundian lapak setelah sebelumnya mendapat sosialisasi dari Dinas Pasar Kota Semarang di kawasan MJT.

”Undian dimulai hari ini, (Senin 11/1 kemarin, Red) sampai Jumat (15/11) mendatang. Sebanyak 4.808 lapak disediakan bagi 3.760 pedagang yang telah terdaftar. Bagi yang belum mendaftar, kami akan tetap melayani sampai selesai. Kami juga buka posko pengaduan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Johar,” ungkap Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko di sela-sela sosialisasi kepada sejumlah pedagang.

Ia mengakui, di tempat relokasi sementara itu masih banyak kekurangan. Salah satunya terkait sarana dan prasarana yang banyak dikeluhkan para pedagang. Ia menegaskan, jika hal tersebut masih menjadi bagian dari proyek sebelumnya, maka akan segera dilakukan perbaikan. Jika ternyata tidak masuk dalam perencanaan, maka akan dimasukkan dalam anggaran perubahan. ”Misalnya penutup saluran, talang, dan penangkal petir,” kata Trijoto sambil mengaku masih melakukan penghitungan anggaran yang dibutuhkan.