Dermaga Baru TPKS Diuji Coba

416
FASILITAS BARU: Automatic crane container di dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) diuji coba untuk mengangkat peti kemas kemarin. (ISTIMEWA)
FASILITAS BARU: Automatic crane container di dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) diuji coba untuk mengangkat peti kemas kemarin. (ISTIMEWA)
FASILITAS BARU: Automatic crane container di dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) diuji coba untuk mengangkat peti kemas kemarin. (ISTIMEWA)
FASILITAS BARU: Automatic crane container di dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) diuji coba untuk mengangkat peti kemas kemarin. (ISTIMEWA)

SEMARANG – Pasca selesainya pembangunan dermaga baru sepanjang 175 meter, Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) sudah melakukan uji coba kali kedua. Terakhir adalah uji coba pada Selasa (12/1) kemarin. ”Selama uji coba berjalan lancar. Mulai dari infrastruktur pelabuhan, peralatan sampai sumber daya manusianya, oke,” kata Manajer Operasional TPKS Edy Sulaksono, Selasa (12/1).

Dengan bertambah panjang dan luasnya TPKS, diharapkan akan menambah frekuensi kegiatan bongkar muat peti kemas mulai tahun ini.

Dikatakan, uji coba yang pertama dilakukan pada Sabtu (9/1) lalu dengan Kapal Meratus. Sementara Selasa (12/1) kemarin, satu kapal lagi. Adapun kontainer yang diangkut sekitar 160 kontainer.

Uji coba, lanjut Edy, masih bersifat kapal domestik. Kapal-kapal itu mengangkut barang dalam kontainer tujuan dalam negeri, seperti ke Banjarmasin, Kalimantan Tengah. Dua crane container (CC) baru, kata dia, juga langsung digunakan untuk mengangkut peti kemas dalam ekspedisi domestik. CC itu merupakan bagian pengadaan Pelindo III dari jumlah keseluruhan 11 unit. ”CC itu menggunakan sistem automatic,” ujarnya dalam rilis yang diterima Jawa Pos Radar Semarang.

Seperti diketahui, kini panjang dermaga TPKS bertambah panjang 175 meter dengan luas keseluruhan sekitar 5 hektare. Di samping dua CC, TPKS juga akan menambah fasilitas yang sama sebanyak 9 CC lagi. TPKS juga akan menambah rubber tyred gantry (RTG) otomatis sekitar 16 unit. Dua di antaranya sudah dibangun di kawasan TPKS. ”Namun, dua unit ini masih dalam proses install,” katanya. (aro/ce1)