Kadisdik Cokot Ketua DPC Demokrat Kendal

Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Peraga

605
DITEKAN: Muryono saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITEKAN: Muryono saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITEKAN: Muryono saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITEKAN: Muryono saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MANYARAN – Setelah sempat mangkir, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kendal, Muryono, akhirnya hadir menjadi saksi kasus dugaan korupsi proyek pengerjaan dan pengadaan alat praktik peraga Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal 2012 di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (12/1). Dalam sidang tersebut, Muryono sempat menyeret nama H Suwindi, pengusaha yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kendal.

Dalam kesaksiannya, Muryono mengaku awalnya sudah ragu kalau proyek pengadaan tersebut akan selesai, lantaran waktunya hanya 1,5 bulan. Namun karena ditelepon Suwindi yang meminta dirinya tidak perlu khawatir, akhirnya proyek tersebut tetap dilaksanakan.

”Waktu itu, Pak Suwindi telepon saya. Dia (Suwindi, Red) pengusaha dan Ketua Partai Demokrat Kendal. Tanggal 10 November 2012 sekitar jam 07.30, Pak Suwindi telepon minta agar saya mempercepat lelang proyek pengadaan tersebut. Dia juga menanyakan kenapa tidak segera ditayangkan di LPSE (layanan pengadaan secara elektronik)?” kata Muryono di depan majelis hakim yang dipimpin Gatot Susanto SH.