Rangkul Istri Orang, Motor Dirampas

352

PEKALONGAN – Nasib sial dialami Ulul Firdaus, 21, warga jalan HOS Cokroaminoto gang 11 Kuripan Kidul, Pekalongan Selatan. Berniat bersenang-senang bersama perempuan, dia menjadi korban penganiayaan dan kehilangan motor serta ponsel. Dia juga diharuskan membayar uang Rp 5 juta kepada keluarga perempuan.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Supadi mengatakan, kejadian penganiayaan tersebut, berawal dari ajakan salah satu pelaku untuk bersantai sambil minum miras di Pantai Slamaran. “Korban bersama salah satu pelaku, baru kenal lewat ponsel. Kemudian mengajak jalan-jalan. Saat sedang santai, dia didatangi para pelaku lainnya. Kemudian motor dan ponsel korban diambil,” ucap Kasatreskrim, Selasa (12/1) saat gelar perkara.

Dibeberkan lebih detail, kronologis kejadian berawal dari kenalan korban dengan sebut saja Bunga, 19, warga Depok Siwalan Kabupaten Pekalongan lewat ponsel. Setelah itu, korban diajak Bunga jalan-jalan ke Pantai Slamaran. Dengan duduk santai di dekat jembatan sebelah kanan sambil minum minuman keras, pada Jumat (8/1) sekitar pukul 18.00.

Selang satu jam, tiba-tiba datanglah suami Bunga, Muhammad Akip, 21 warga KH Amirin Jenggot Pekalongan Selatan Kota Pekalongan beserta 4 orang temannya. Salah satu teman, sempat memukul korban. Tidak hanya itu, Akip juga menggeledah pakaian korban, dan mengambil ponsel korban.

Salah seorang rekan Akip, Mufid, 23 dengan alamat yang sama. Mencuri motor korban, menggunakan kunci T, bukan kunci asli milik korban. Kedua barang kemudian dibawa kabur ke rumah tersangka, termasuk Bunga yang ikut pergi bersama suaminya, meninggalkan korban sendirian di pantai. Akhirnya korban diantar saudaranya melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Pekalongan.

Atas laporan tersebut, akhirnya Senin (11/1) malam, Tim Buser berhasil menangkap pelaku utama, otak dari kejahatan tersebut, Akip, di rumahnya. “Kejahatan ini, selain penganiayaan juga ada unsur pencurian. Karena motor korban turut diambil,” ujarnya.