Tertipu Rekanan, Kades Lapor Kejaksaan

687
MERASA DIRUGIKAN : Kepada Desa Bodas, Kandangserang, Karso Wijaya, saat menunjukan gambar proyek bronjong yang dinilainya fiktif. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MERASA DIRUGIKAN : Kepada Desa Bodas, Kandangserang, Karso Wijaya, saat menunjukan gambar proyek bronjong yang dinilainya fiktif. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MERASA DIRUGIKAN : Kepada Desa Bodas, Kandangserang, Karso Wijaya, saat menunjukan gambar proyek bronjong yang dinilainya fiktif. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MERASA DIRUGIKAN : Kepada Desa Bodas, Kandangserang, Karso Wijaya, saat menunjukan gambar proyek bronjong yang dinilainya fiktif. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Lantaran tertipu oleh satu rekanan pelaksanan, yang sedang mengerjakan peningkatan Jalan di Desa Bodas Klasem, Kandengserang. Sehingga menanggung kerugian sebesar Rp 7 juta dan nama baiknya tercemar, Kepala Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang melapor ke Kejaksaan Negeri Kajen, Pekalongan.

Kasus bermula saat Kepala Desa Bodas, Karso Wijaya dimintai tolong oleh Direktur PT Bangkit Ampuh Abadi dari Semarang untuk mengadakan 7 armada truk yang mampu membawa batu split dari Kecamatan Bojong ke Desa Bodas yang akan digunakan untuk peningkatan jalan di desanya.

Karena merasa Desa Bodas adalah desa tertinggal, dan warga membutuhkan pembangunan jalan beton, maka Kepala Desa mengajak beberapa tokoh masyarakat untuk bekerjasama dalam pengadaan armada dan batu split sesuai dengan permintaan PT Bangkit Ampuh Abadi.