Dewan Bentuk Tim Ad Hoc

483

SEMARANG – DPRD Jawa Tengah bakal membentuk tim seleksi perekrutan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah periode 2017-2020. Sebab, masa kerja tujuh anggota KPID Jateng bakal habis 14 Februari 2017 mendatang. Provinsi Jawa Tengah segera membuka lowongan bagi masyarakat untuk menjadi anggota KPID Jateng periode 2017-2020.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng, Fuad Hidayat mengatakan, pada 2016 Komisi A DPRD Jateng akan melakukan persiapan rekrutmen anggota KPID Jateng. Langkah ini sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 32/2002 tentang Penyiaran. ”Seleksi anggota KPID bakal dimulai Februari mendatang,” katanya kemarin.

Untuk proses seleksi, DPRD akan membentuk tim ad hoc atau tim seleksi. Tim seleksi terdiri atas unsur akademisi, unsur masyarakat dan pemerintahan. Tim inilah yang akan menyeleksi lolos tidaknya para pendaftar. Setelah disaring maka nama-nama yang lolos akan diserahkan ke Komisi A DPRD Jateng untuk menjalani fit and proper test. ”Jadi calon yang lolos akan segera bisa ditetapkan,” tambahnya.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Amir Darmanto menambahkan, saat ini timsel masih belum terbentuk. Rencana kan Februari sudah mulai proses seleksi calon anggota KPID yang baru. ”Timsel dari orang yang kredibel dan netral. Jadi seleksi benar-benar objektif dan transparan,” tambahnya.

KPID Jateng mengklaim selama ini sudah memberdayakan kelompok masyarakat sebagai pemantau penyiaran. Di kabupaten/kota ada anggotanya empat orang. ”Untuk anggota kelompok berasal dari sejumlah organisasi,” kata Koordinator Bidang Aduan dan Pengawasan KPID Jateng, Tazkiyatul Muthmainnah.

Mekanisme kerjanya, anggota kelompok masyarakat pemantau penyiaran bertugas selama 1 tahun sesuai SK KPID. Dengan mekanisme pelaporan sebanyak 4 kali sesuai dengan ketersediaan anggaran. Setiap anggota memantau penyiaran di daerahnya sesuai pembagian LP yang dilakukan saat pembentukan. ”Sementara kegiatan pemantauan ditekankan pada radio dan televisi lokal. Namun tidak menutup kemungkinan untuk ikut serta memantau TV,” tambahnya. (fth/zal/ce1)