Gafatar Sempat Audiensi dengan Pemkab Kendal

480
ORGANISASI TERLARANG: Kepala Kesbangpol Kendal, Feri Bonay menunjukkan buletin dan majalah Gafatar, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ORGANISASI TERLARANG: Kepala Kesbangpol Kendal, Feri Bonay menunjukkan buletin dan majalah Gafatar, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ORGANISASI TERLARANG: Kepala Kesbangpol Kendal, Feri Bonay menunjukkan buletin dan majalah Gafatar, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ORGANISASI TERLARANG: Kepala Kesbangpol Kendal, Feri Bonay menunjukkan buletin dan majalah Gafatar, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kendal diminta untuk waspada terhadap Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Sebab ternyata organisasi yang membawa PNS yang hilang itu sudah pernah meakukan kegiatan di Kendal.

Diketahuinya kegiatan sosial Gafatar ini setelah DPD Gafatar Jawa Tengah melalui empat perwakilan yakni Noor Asyik, Dinda Yunita, Hendro dan Risky melakukan audiensi dengan Kesbangpol Kabupaten Kendal, 2 Februari 2015.

Kepala Kesabangpol Kendal, Feri Bonay mengatakan, dari pengakuan empat orang perwakilan DPD Gafatar mengaku pernah kegiatan berupa amal di sebuah Panti Asuhan di Jalan Pemuda, Kendal pada 2014 silam.”Awalnya Gafatar mengirim surat kepada Bupati tertanggal 22 Januari 2015, yang isinya minta dilakukan audiensi. Kemudian Bupati disposisi ke Kesbangpol, sehingga tanggal 22 Februari 2015 dilakukan audiensi,” ujarnya , Rabu (13/1).