Organisasi Gafatar Pernah Mendaftar di Pekalongan

321

PEKALONGAN-Organisasi terlarang yang saat ini sedang menjadi polemik di Indonesia, Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ternyata pernah mengajukan pendaftaran di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekalongan.

“Gafatar memang pernah mendaftar di tempat kami. Namun tidak pernah dapat izin,” kata Kepala Kesbangpol Kota Pekalongan Tjuk Kushendarto saat ditemui di kantornya, Rabu (13/1) kemarin.

Dibeberkan lebih lanjut, bahwa organisasi Gafatar pernah mendatangi kantor Kesbangbol Kota Pekalongan pada tahun 2011. Untuk melakukan pendaftaran organisasinya. Namun pihaknya mengaku tidak pernah mengeluarkan Surat Keterangan (SK) terdaftar untuk Gafatar tersebut. “Karena kami belum memberikan surat rekomendasi, hingga sekarang belum mencatat adanya organisasi masyarakat Gafatar tersebut,” katanya.

Tjuk menambahkan, karena secara organisasi tidak terdaftar, aktivitas Gafatar di Kota Pekalongan dinilai tidak menonjol atau minim. “Walaupun organisasi tidak menonjol, namun aktivitas perseorangan dan pribadi itulah yang tidak kami ketahui. Sehingga kurang bisa terpantau,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya mengimbau kepada warga Kota Pekalongan untuk waspada. Karena secara terang-terangan memang pernah datang ke kota ini. (han/ida)