Tiga Anak-anaknya Siap Lanjutkan Cita-cita Sutan Rambing

Sasana Kampung Lasipin Sepeninggal Sutan Rambing

1506
AKAN TERUS HIDUP: Tampak seorang petinju pemula tengah berlatih punching pad di Sasana Sutan Rambing dengan asisten pelatih Jimmy Sinantan, sore kemarin. (IST)
AKAN TERUS HIDUP: Tampak seorang petinju pemula tengah berlatih punching pad di Sasana Sutan Rambing dengan asisten pelatih Jimmy Sinantan, sore kemarin. (IST)
AKAN TERUS HIDUP: Tampak seorang petinju pemula tengah berlatih punching pad di Sasana Sutan Rambing dengan asisten pelatih Jimmy Sinantan, sore kemarin. (IST)
AKAN TERUS HIDUP: Tampak seorang petinju pemula tengah berlatih punching pad di Sasana Sutan Rambing dengan asisten pelatih Jimmy Sinantan, sore kemarin. (IST)

Pelatih tinju legendaris H. Mukhlis Sutan Rambing telah meninggal dunia belum lama ini dalam usia 66 tahun. Sepeninggal pelatih bertangan dingin ini, sasana yang bermarkas di Kampung Lasipin 339 A ini tak lantas ikut ‘mati’. Aktifitas berlatih adu jotos masih terlihat tiap pagi dan sore.

SEBELUMNYA memang sempat banyak yang meragukan, bagaimana kelanjutan sasana yang selama puluhan tahun berkiprah dan mencetak petinju-petinju handal ini. Lalu sempat muncul pertanyaan, siapa yang akan menggantikan posisi almarhum Sutan Rambing.

Sutan Rambing memang bukan pelatih sembarangan. Lewat kedisiplinannya, Sutan berhasil mencetak dua juara dunia (termasuk Crisjohn), enam juara Asia dan 26 juara nasional. Jiwa dan raganya dicurahkan sepenuhnya untuk olahraga tinju, bahkan hingga akhir hayatnya.