23 Cabor Jadi Andalan Jateng

787
MAKIN INTENSIF: Para atlet wushu pelatda Jateng tengah berlatih sore kemarin di Wisma Wushu, Marina, Semarang. Wushu menjadi salah satu cabang olahraga yang diandalkan Jateng di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAKIN INTENSIF: Para atlet wushu pelatda Jateng tengah berlatih sore kemarin di Wisma Wushu, Marina, Semarang. Wushu menjadi salah satu cabang olahraga yang diandalkan Jateng di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAKIN INTENSIF: Para atlet wushu pelatda Jateng tengah berlatih sore kemarin di Wisma Wushu, Marina, Semarang. Wushu menjadi salah satu cabang olahraga yang diandalkan Jateng di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAKIN INTENSIF: Para atlet wushu pelatda Jateng tengah berlatih sore kemarin di Wisma Wushu, Marina, Semarang. Wushu menjadi salah satu cabang olahraga yang diandalkan Jateng di PON 2016. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng menargetkan peningkatan prestasi pada PON XIX 2016 Jabar, Oktober mendatang. Peningkatan prestasi, diimplementasikan pada meningkatnya perolehan medali emas di ajang multicabang empat tahunan tersebut. Provinsi ini, menargetkan 60 emas dari 750 yang diperebutkan atau sekitar 7,8 persen.

”Dengan estimasi itu, Jateng akan aman berada di posisi empat. Asumsi peningkatan prestasi ini meningkatkan jumlah medali emas. Untuk berada di posisi tiga, kami masih belum bisa berbicara banyak dan masih berat bagi Jateng mematahkan dominasi Jatim, Jabar dan Jakarta,” tutur Ketua Umum KONI Jateng Hartono.

Pihaknya sementara masih memetakan kekuatan. Setidaknya ada 23 cabang yang menjadi harapan penyumbang emas seperti taekwondo, tarung derajat dan renang. Untuk menunjang harapan tersebut, KONI Jateng akan menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti workshop keolahragaan. Dengan menghadirkan para ahli yang ilmunya bisa diserap oleh pelaku olahraga Jateng.