Genjot Penjualan via Internet

358
PACU PENJUALAN: Peserta pameran sedang menata kain batik kemarin. Untuk meningkatkan industri UMKM khusus kerajinan batik, Paragon Mall Semarang mengandeng perajin batik di Jawa Tengah mengadakan pameran bertajuk Batik and Fashion Art dari 14-18 Januari. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PACU PENJUALAN: Peserta pameran sedang menata kain batik kemarin. Untuk meningkatkan industri UMKM khusus kerajinan batik, Paragon Mall Semarang mengandeng perajin batik di Jawa Tengah mengadakan pameran bertajuk Batik and Fashion Art dari 14-18 Januari. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PACU PENJUALAN: Peserta pameran sedang menata kain batik  kemarin. Untuk meningkatkan industri UMKM khusus kerajinan batik, Paragon Mall Semarang mengandeng perajin batik  di Jawa Tengah mengadakan pameran bertajuk Batik and Fashion Art dari 14-18 Januari. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PACU PENJUALAN: Peserta pameran sedang menata kain batik kemarin. Untuk meningkatkan industri UMKM khusus kerajinan batik, Paragon Mall Semarang mengandeng perajin batik di Jawa Tengah mengadakan pameran bertajuk Batik and Fashion Art dari 14-18 Januari. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Penyedia layanan internet mulai menggaet para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini seiring dengan perkembangan sektor tersebut yang dinilai berpotensi besar untuk pertumbuhan penggunaan internet.

Marketing Manager Gmedia Semarang selaku salah satu penyedia layanan internet, Adhi Darmintho mengatakan, pihaknya sebelumnya lebih banyak bermain di kelas premium. Namun, seiring perkembangan dunia usaha, sektor UMKM juga dinilai memiliki peluang yang cukup besar. “Internet sudah menjadi kebutuhan. Bukan lagi hanya untuk perusahaan-perusahaan besar dan perhotelan, sekarang baik UMKM maupun unit usaha yang sedang berkembang juga membutuhkan layanan internet,” ujarnya, Kamis (14/1) kemarin.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya menyentuh sektor ini dengan meluncurkan Hyperspeed Internet Office (Hyro). Sesuai dengan segmentasi kalangan usaha berskala kecil dan menengah, harga yang ditawarkan lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas. “Respon dari produk ini cukup baik. Sejak diluncurkan pada awal Januari lalu, setidaknya sudah ada 30 titik yang terpasang, dari total target sebanyak 300 titik di sepanjang tahun 2016 ini,” urainya.