Tewas Bersimbah Darah di Trotoar

Diduga Korban Kecelakaan Tunggal

759
MENGENASKAN: Jasad korban bernama Wisnu Adi Wibisono, 23, warga asal Purwodadi, yang masih tergeletak di trotoar. (HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGENASKAN: Jasad korban bernama Wisnu Adi Wibisono, 23, warga asal Purwodadi, yang masih tergeletak di trotoar. (HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGENASKAN: Jasad korban bernama Wisnu Adi Wibisono, 23, warga asal Purwodadi, yang masih tergeletak di trotoar. (HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGENASKAN: Jasad korban bernama Wisnu Adi Wibisono, 23, warga asal Purwodadi, yang masih tergeletak di trotoar. (HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KELUD – Seorang pemuda ditemukan tewas tergeletak di trotoar Jalan Kelud Raya Sampangan. Tepatnya di depan salon Mantra atau seberang masjid PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Kamis (14/1).
Korban yang diketahui bernama Wisnu Adi Wibisono, 23, warga asal Purwodadi, itu ditemukan terkapar sekitar pukul 04.00. Diduga korban kecelakaan tunggal.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan wajahnya masih terdapat banyak darah. Korban mengenakan kaus hitam bercelana panjang jins biru dan sepatu cokelat. Sementara, di lokasi kejadian hanya terdapat bekas besi pagar pembatas jalan yang rusak serta beberapa tanaman yang tumbang diduga diterjang menggunakan kendaraan.

Berdasar informasi keterangan saksi di lapangan, Nur Halim, mengatakan sebelum jasad korban ditemukan, terlebih dahulu terdengar suara benturan keras yang tidak jauh dari lokasi warung kucinganya. ”Sekitar jam 4 pagi, tiba-tiba ada suara brak. Setelah 10 menit kemudian, terlihat ada orang naik kendaran Mio sendirian memakai kaus biru lewat depan warung saya menuju arah Sampangan. Wajahnya kelihatan berdarah-darah,” ungkap pria penjual nasi kucingan.