Atlet Semarang Terancam Eksodus

390
BISA HENGKANG: Atlet menembak andalan Kota Semarang Ricky Gondoatmodjo saat berlaga di Porprov Jateng 2013 lalu di Banyumas. Ricky berhasil menyumbang dua medali emas dari enam medali emas yang direbut tim menembak Kota Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BISA HENGKANG: Atlet menembak andalan Kota Semarang Ricky Gondoatmodjo saat berlaga di Porprov Jateng 2013 lalu di Banyumas. Ricky berhasil menyumbang dua medali emas dari enam medali emas yang direbut tim menembak Kota Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BISA HENGKANG: Atlet menembak andalan Kota Semarang Ricky Gondoatmodjo saat berlaga di Porprov Jateng 2013 lalu di Banyumas. Ricky berhasil menyumbang dua medali emas dari enam medali emas yang direbut tim menembak Kota Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BISA HENGKANG: Atlet menembak andalan Kota Semarang Ricky Gondoatmodjo saat berlaga di Porprov Jateng 2013 lalu di Banyumas. Ricky berhasil menyumbang dua medali emas dari enam medali emas yang direbut tim menembak Kota Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sepanjang tahun 2015 lalu, KONI Kota Semarang sama sekali tidak mendapatkan alokasi anggaran karena permasalahan tunggakan pajak senilai Rp 771 juta. Tahun ini, situasi yang sama juga mengancam karena tunggakan tersebut belum juga diselesaikan. Akibatnya pembinaan olahraga di Kota Semarang saat ini seolah mati suri.

Tanpa anggaran, atlet-atlet andalan Kota Semarang dari berbagai cabang olahraga terancam eksodus ke daerah lain. Kalau itu terjadi, Kota Semarang terancam gembos dalam keikutsertaannya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng yang akan berlangsung di Tegal, 2018 mendatang.

Sekretaris Umum KONI Kota Semarang Yuswo Supadmo mengatakan, KONI bisa mempertahankan atlet maksimal hingga April mendatang. Setelahnya, tidak ada jaminan, atlet Kota Semarang akan pindah ke daerah lain. ”Sesuai aturan, atlet bisa memperkuat daerah lain jika berdomisili minimal dua tahun di daerah tersebut. Porprov akan dilaksanakan bulan April 2018,” tutur Yuswo.