Berharap Bahrun Naim Ditangkap

Setahun, Siti Lestari, Istri Siri Bahrun, Menghilang

820
SELALU DIAWASI POLISI: Rumah Sugiran dan Surati, orang tua Siti Lestari, di Desa Mulyorejo, Kecamatan Demak Kota dalam kondisi kosong, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SELALU DIAWASI POLISI: Rumah Sugiran dan Surati, orang tua Siti Lestari, di Desa Mulyorejo, Kecamatan Demak Kota dalam kondisi kosong, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Teror bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta yang disebut-sebut didalangi oleh Mohamad Bahrun Naim Anggi Tamtomo membuat keluarga Siti Lestari, istri siri Bahrun, di Dukuh Cangkring, RT 2 RW 1, Desa Mulyorejo, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak ikut terkejut. Mereka tak menduga Bahrun yang mengaku seorang ustad dan telah mencuci otak Siti untuk dijadikan istri ketiga, ternyata seorang teroris. Praktis, ulah Bahrun tersebut membuat keluarga Siti di Demak ikut tertekan dan tidak tenang. Sebab, pihak keluarga yang menjadi korban ulah Bahrun ini turut dipantau aparat kepolisian dalam setahun terakhir.

Menurut Sujadi, paman Siti, beberapa kali, rumah orang tua Siti, yakni Sugiran, 65, dan istrinya Surati, 54, didatangi petugas untuk menanyakan apakah Siti Lestari sudah pulang dari Suriah (Syiria). Tak hanya keluarga Siti di Desa Mulyorejo saja yang dipantau aparat, keluarganya yang bekerja di Kalimantan Tengah (Kalteng) juga terus diawasi. Bahkan, ”diinteli” orang dekat keluarga mereka sendiri.