Jateng Pionir Pendorong LKM dan UMKM

407
PRESTASI LAGI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan kategori Pemerintah Daerah dari Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad. (Biro Humas Setda Jateng for Radar Semarang)
PRESTASI LAGI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan kategori Pemerintah Daerah dari Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad. (Biro Humas Setda Jateng for Radar Semarang)
PRESTASI LAGI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan kategori Pemerintah Daerah dari Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad. (Biro Humas Setda Jateng for Radar Semarang)
PRESTASI LAGI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan kategori Pemerintah Daerah dari Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad. (Biro Humas Setda Jateng for Radar Semarang)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meraih penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan kategori Pemerintah Daerah. Penghargaan diberikan karena dianggap sebagai pionir dalam mendorong pertumbuhan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ganjar menerima penghargaan itu dari Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di hadapan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (15/1).

Kepala Biro Humas Setda Jawa Tengah Sinoeng NR menyampaikan penghargaan diberikan karena OJK menilai provinsi ini paling serius menjalankan amanat Undang-undang (UU) LKM. Keseriusan itu diawali dari inventarisasi LKM yang belum berbadan hukum, yang jumlahnya mencapai 11.000 LKM.

Selanjutnya, pemprov memprakarsai pelaksanaan pengukuhan LKM se-Jawa Tengah pada 25 September lalu di Wisma Perdamaian. Pengukuhan dilakukan langsung Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad. Jumlah LKM yang dikukuhkan saat itu sebanyak delapan unit yang tersebar di tiga kabupaten. Yakni tiga LKM di Kabupaten Magelang, empat LKM di Kabupaten Wonogiri, dan satu di Kabupaten Pemalang. ”Tiga kabupaten itu menjadi yang pertama sekaligus pelopor LKM sejak berlakunya UU Nomor 1 tahun 2013 tentang LKM,” bebernya.