Sterilkan Area CFD dari PKL dan Kendaraan

390

BALAI KOTA – Selama ini dalam area Car Free Day (CFD) masih saja ditemukan masyarakat yang menggunakan kendaraan, utamanya para pedagang kaki lima (PKL). Padahal itu sudah jelas-jelas dilarang. Demi memberikan kenyamanan masyarakat penikmat CFD, Pemkot Semarang akan melakukan penertiban di sepanjang ruas Jalan Pahlawan.

Penertiban disertai dengan pembinaan akan dilaksanakan mulai Minggu (17/1) besok. Penertiban dilakukan untuk memastikan kawasan CFD sepanjang Jalan Pahlawan dan kawasan Simpang Lima benar-benar bebas dari asap kendaraan bermotor dan pedagang kaki lima mulai pukul 06.00 hingga 08.30.

Para PKL akan diarahkan ke lokasi awal yakni di sepanjang Jalan Ki Mangun Sarkoro, sedangkan untuk kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4 akan dipastikan berhenti di titik-titik parkir Car Free Day yang sudah disiapkan.

Selain Jalan Pahlawan dan kawasan Simpang Lima, penertiban PKL dan kendaraan bermotor juga akan dilakukan di seputar kawasan Taman KB dan Gergaji Pelem (belakang Gubernuran). Untuk menyukseskan penyelenggaraan Car Free Day, 5 ruas jalan akan ditutup yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan Kyai Ahmad Dahlan, Jalan Gajahmada, Jalan Pandanaran dan ujung Jalan Pahlawan.

Penertiban ini dilakukan selain memberikan kenyamanan bagi pengguna, juga untuk mengembalikan lagi fungsi utama penyelenggaraan CFD dalam upaya peningkatan kualitas udara di Kota Semarang. Sebagaimana Perwal Nomor 22 Tahun 2011 tanggal 8 Juni tahun 2011 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Kota Semarang, kawasan Jalan Pahlawan dan Jalan Pemuda adalah kawasan bebas kendaraan bermotor setiap hari Minggu pukul 06.00 hingga 08.30. ”Penertiban ini akan dilakukan secara rutin dan bertahap. Bersama tim gabungan kami akan menertibkan kawasan Jalan Pahlawan agar kembali nyaman, bebas polusi dan kebisingan,” ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Gunawan Saptogiri.