Tutuk Kurniawan Tak Terbukti Korupsi

Kejati Jateng Terbitkan SP3

672
Tutuk Kurniawan (ISTIMEWA)
Tutuk Kurniawan (ISTIMEWA)
Tutuk Kurniawan (ISTIMEWA)
Tutuk Kurniawan (ISTIMEWA)

SEMARANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng akhirnya menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah Pemprov Jateng untuk Yayasan Kelenteng Sam Poo Kong Semarang tahun 2011-2012 dengan tersangka Tutuk Kurniawan (TK). Bos Taksi Atlas Semarang tersebut dinyatakan tidak terbukti melakukan korupsi. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jateng, tidak ditemukan kerugian negara.

Kasus dugaan korupsi ini sendiri sudah ditangani sejak masa kepemimpinan Kajati Jateng Prof Widyo Pramono (sekarang menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung RI, Red) pada 2013 atau sudah 3 tahun. Saat itu, Kejati Jateng terkesan terburu-buru menetapkan seorang tersangka meski belum ditemukan kerugian negara.

Kepala Kejati Jateng, Hartadi SH MH, mengatakan, perkara yang menyeret Tutuk Kurniawan ini sudah melalui lima periode kepemimpinan Kejaksaan Tinggi Jateng. Dari 5 periode kepemimpinan tersebut, hanya periodenya yang berani menerbitkan SP3.