Desak Percepat Konfercab HMI

719

SALATIGA- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Salatiga bergolak. Sejumlah pengurus komisariat yang bernaung di bawah kepengurusan cabang mendesak diadakan konferensi cabang (konfercab) selambat-lambatnya 22 Januari mendatang. Desakan itu dilontarkan karena mereka menilai pengurus cabang kurang maksimal.

“Setiap organisasi terbentuk dari perkumpulan yang terdiri atas beberapa pemikiran orang yang memiliki kesamaan dalam tujuan, dan memiliki aturan yang jelas secara tertulis disusun secara struktural yang sistematis,” jelas Imam Budiono, koordinator komisariat.

Menurutnya, kondisi HMI Cabang Salatiga sekarang memprihatinkan, karena fungsi organisasi tidak berjalan baik. Selain itu, banyak pelangaran-pelangaran konstitusi yang berdampak pada lambatnya penanganan masalah organisasi.

Ia kemudian memapar beberapa contoh di antaranya tidak diberikannya surat rekomendasi atas nama Ahmad Najmi dan Fajri Rahmatul Fitri untuk mengikuti Latihan Kader (LK) II di Pekalongan. Selain itu, komunikasi tingkat cabang terhadap komisariat dianggap lemah, sehingga berdampak pada perkaderan di tingkat bawah tidak maksimal. Misalnya, pada kegiatan training SC tingkat nasional pada 21-28 Desember 2015 lalu, tak ada satupun kader HMI Salatiga yang bisa ikut menjadi peserta, yang kemudian berdampak pada terhambatnya regenerasi dalam hal perkaderan di tingkat pengelola (BPL).

“Sudah 11 bulan belum pengurus Kohati Cabang Salatiga belum dilantik, sehingga berdampak pada pengurus Kohati di tingkat komisariat. Serta tidak ada kejelasan terhadap status pengurus Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) Salatiga,” kata Imam.