Ajak Generasi Muda Perangi HIV/AIDS

458

Menurutnya, berani beraksi adalah sebuah kepedulian para generasi muda untuk bisa bertanggung jawab dengan diri sendiri. Tentu dengan menjauhi risiko sarana penularan HIV/AIDS, seperti gaya hidup seks bebas dan mengonsumsi narkoba.

Dengan adanya sosisalisasi yang gencar dilakukan, dirinya berharap angka penderita HIV/AIDS bisa mengalami penurunan. Apalagi sosialisasi dilakukan di tempat-tempat yang ramai pemuda-pemudi ketika malam Minggu tiba. ”Harapannya saat mereka pulang, bisa tahu dan menghindari gaya hidup yang negatif,” tutupnya.

Terpisah, Program Manager LSM Graha Mitra Semarang, Dian Sulistianto menuturkan dari data yang didapat, pada 2015 jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Semarang mencapai 706 kasus. Dengan angka paling banyak pada ibu rumah tangga yakni 199 kasus. Laki-laki dengan 189 kasus dan pekerja seks komersial 152 kasus. ”Tahun 2015 mengalami peningkatan, karena tahun 2014 terdapat 249 kasus,” jelasnya.

Ia membeberkan jika rentan usia pengidap HIV/AIDS paling banyak temuan adalah 31-40 tahun yang mencapai angka 139 jasus. ”Data ini dari tahun 2011-2015, disusul usia 21-30 dengan 117 kasus dan 40-50 tahun, 80 kasus,” imbuhnya. (den/zal/ce1)