Pasar Kuliner Suroboyo Dibuka

780
PUSAT KULINER BARU: Pejabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko meninjau Pasar Kuliner Suroboyo di Jalan Jenderal Sudirman, Ambarawa. Salah satunya di stan sate kelinci dan bebek “Tanto-Tanti” yang selama ini sudah membuka resto di Bandungan. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PUSAT KULINER BARU: Pejabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko meninjau Pasar Kuliner Suroboyo di Jalan Jenderal Sudirman, Ambarawa. Salah satunya di stan sate kelinci dan bebek “Tanto-Tanti” yang selama ini sudah membuka resto di Bandungan. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PUSAT KULINER BARU: Pejabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko meninjau Pasar Kuliner Suroboyo di Jalan Jenderal Sudirman, Ambarawa. Salah satunya di stan sate kelinci dan bebek “Tanto-Tanti” yang selama ini sudah membuka resto di Bandungan. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PUSAT KULINER BARU: Pejabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko meninjau Pasar Kuliner Suroboyo di Jalan Jenderal Sudirman, Ambarawa. Salah satunya di stan sate kelinci dan bebek “Tanto-Tanti” yang selama ini sudah membuka resto di Bandungan. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

AMBARAWA- Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang diminta untuk segera melengkapi fasilitas di Pasar Kuliner Suroboyo yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa. Sebab, saat ini masih belum ada fasilitas penyedot asap dapur, kurangnya meja kursi, serta kurangnya promosi. Dikhawatirkan jika tidak segera dipenuhi akan menghambat kegiatan perekonomian para pedagang kuliner khas Kabupaten Semarang di sana.

“Saya sudah mengecek semua fasilitasnya. Masih ada kekurangan, yakni penyedot asap, tempat sabun di wastafel. Saya sudah minta kepada dinas untuk segera dilengkapi fasilitas yang kurang,” tutur Penjabat (Pj) Bupati Semarang, Sujarwanto Dwiatmoko usai melakukan tinjauan di Pasar Kuliner Ambarawa, kemarin.

Ikut serta mendampingi pada kunjungan itu Sekretaris Daerah Gunawan Wibisono, Kepala DPU Totit Oktoriyanto, Kepala Bappeda Yusuf Ismail, Kepala Badan KBPP Romlah dan pejabat terkait lainnya.