Razia Teroris di Alun-Alun Demak

356
PEMERIKSAAN: Razia teroris yang digelar jajaran Polres Demak di kawasan Alun-Alun Kota kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMERIKSAAN: Razia teroris yang digelar jajaran Polres Demak di kawasan Alun-Alun Kota kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMERIKSAAN: Razia teroris yang digelar jajaran Polres Demak di kawasan Alun-Alun Kota kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMERIKSAAN: Razia teroris yang digelar jajaran Polres Demak di kawasan Alun-Alun Kota kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK- Hingga kemarin malam operasi lanjutan terhadap teroris terus dilakukan jajaran kepolisian dari Polres Demak. Razia kendaraan dalam skala lebih besar ini dipusatkan di Alun-Alun Kota Demak. Sebanyak 120 personel dari kepolisian dan TNI dikerahkan.

Operasi ini dipimpin langsung Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo dan Dandim 0716 Demak Letkol Inf Nanang T Wibisono serta Kabagops Kompol Sutomo. Seperti pola operasi sebelumnya, razia kali ini juga masih berkonsentrasi menyasar kendaraan bermotor, baik mobil pribadi, pikap, mobil boks serta kendaraan lain yang dicurigai membawa bahan-bahan berbahaya baik berupa peledak, senjata tajam maupun senjata api (senpi).

Kabagops Polres Demak, Kompol Sutomo, mengatakan, sistem pelaksanaan operasi adalah membagi dua kegiatan pada tempat atau lokasi yang sama. Yakni, menyasar kendaraan dari arah Semarang menuju Kudus dipusatkan di Tugu Sukun, Alun-Alun Kota Demak. Sedangkan, kendaraan yang dari arah Kudus ke Semarang dilakukan di depan MAN Demak.

“Jadi, kita kerahkan personel lengkap agar dapat maksimal,”katanya.

Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo, mengatakan, semua kapolsek untuk terus melaksanakan patrol dan operasi cipta kondisi di wilayah masing-masing. Ini perlu dilakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas.

“Operasi dalam skala besar ini dalam rangka masih menindaklanjuti kejadian pengeboman di Jakarta. Setidaknya, ini dapat mencegah dan meminimalisasi terjadinya gangguan kamtibmas,”ujarnya.(hib/aro)