Sejumlah Rekanan Disanksi

394

TEGAL – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal akhirnya memberikan sanksi tegas kepada sejumlah rekanan yang mengerjakan paket proyek tahun 2015. Rekanan tersebut dinilai telah menyalahi aturan, antara lain yang mengerjakan proyek Jalan Puter, saluran Cenderawasih dan saluran Cik Dik Tiro.

“Hingga batas akhir, mereka tidak bisa menyelesaikan pekerjaan, sehingga diputus kontrak dan diberikan sanksi tegas,” kata Kepala DPU Sugiyanto kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senin (18/1). Menurut Sugiyanto, sanksi tegas yang dijatuhkan yakni di blacklist. Dengan demikian, rekanan tidak diperbolehkan mengikuti proses lelang di tahun berikutnya.

Sementara itu, untuk pembangunan saluran Jalan Mataram sebelah kanan hingga akhir tahun 2015, belum selesai. Setelah dilakukan perhitungan, penyelesaian volume pekerjaan mencapai sekitar 72 persen. Sesuai dengan ketentuan dan hasil rapat koordinasi, proses penyelesaian pembangunan akan dilanjutkan pada 2016. “Sedangkan untuk pelaksanaan proyek Jalan Mataram dan saluran kiri sudah selesai,” imbuhnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Sutari menyampaikan, pihaknya memanggil DPU untuk meminta penjelasan terkait pelaksanaan proyek yang tidak selesai hingga akhir 2015.”Selain pelaksanaan proyek belum selesai, dalam tahap pembangunan kami juga menemukan tidak dilaksanakan secara maksimal,” jelasnya.

Dia berharap Pemkot Tegal harus tegas terhadap rekanan yang menyalahi aturan dalam pelaksanaan pembangunan. Hal itu dimaksudkan agar hasil pembangunan bisa tepat waktu dan tepat mutu sesuai dengan perencanaan. (nam/jpnn/ric)