Polisi dan Denpom Periksa Penambangan Disposal

455
PERIKSA PELANGGARAN: Anggota Denpom Salatiga dan Reskrim Polres Semarang melakukan pemeriksaan di penambangan tanah disposal proyek jalan tol Semarang-Solo sesi III, Km 0 Bawen. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
PERIKSA PELANGGARAN: Anggota Denpom Salatiga dan Reskrim Polres Semarang melakukan pemeriksaan di penambangan tanah disposal proyek jalan tol Semarang-Solo sesi III, Km 0 Bawen. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
PERIKSA PELANGGARAN: Anggota Denpom Salatiga dan Reskrim Polres Semarang melakukan pemeriksaan di penambangan tanah disposal proyek jalan tol Semarang-Solo sesi III, Km 0 Bawen. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
PERIKSA PELANGGARAN: Anggota Denpom Salatiga dan Reskrim Polres Semarang melakukan pemeriksaan di penambangan tanah disposal proyek jalan tol Semarang-Solo sesi III, Km 0 Bawen. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

BAWEN-Petugas Satreskrim Polres Semarang bekerjasama dengan Sub Detasemen Polisi MiliterIV/3 Ambarawa, Selasa (19/1) kemarin, melakukan pemeriksaan di lokasi penataan lahan proyek jalan tol Semarang-Solo, sesi III,Bawen-Salatiga di Kilometer (Km) 0, Bawen. Pemeriksaan dilakukan karena ada dugaan penambangan tidak berizin dan dugaan penjualan tanah disposal (tanah buangan) proyek tol.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi proyek jalan tol km 0 Bawen, pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 11.00. Dari lokasi proyek tersebut, petugas gabungan akhirnya membawa awak truk serta operator alat berat dan petugas cek ritasi truk untuk dimintai keterangan di Mapolres Semarang.

“Dari Polres minta bantuan kami karena ada dugaan keterlibatan oknum TNI dalam perkara di proyek penggalian tanah disposal ini. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi di sini,” ujar Lettu CPM, Dwi Susanto saat ditemui di lokasi proyek jalan tol sesi III.