Belajar dari Risma

452
Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

MOMEN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta beberapa waktu lalu dimanfaatkan calon Wakil Wali Kota Semarang terpilih Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk menimba ilmu. Sasarannya adalah calon Wali Kota Surabaya terpilih, Tri Rismaharini yang juga kader PDIP.

”Ada sesi untuk calon kepala daerah terpilih. Kebetulan saya sering bareng dengan Bu Risma. Jadi sekalian belajar ke beliau,” ujar wanita yang akrab disapa Mbak Ita ini. Menurutnya, apa yang dilakukan Risma di Surabaya bisa dijadikan contoh bagi daerah lain. Pembangunan di Surabaya, di masa pemerintahan Risma berkembang pesat. ”Saya berharap apa yang dilakukan Bu Risma bisa dicontoh untuk Kota Semarang, syukur bisa lebih baik dari Surabaya,” ungkap perempuan berkerudung ini.

Ita mengatakan saat ini dirinya sedang menyusun program bersama CALON Wali Kota Semarang terpilih Hendrar Prihadi. Salah satu fokusnya nanti adalah bidang pemberdayaan masyarakat. Menurut Ita, berbagai wilayah di Semarang memiliki potensi berbeda-beda, sehingga pemberdayaannya tidak mungkin sama. Dia akan berupaya maksimalkan potensi yang ada. ’Tidak mungkin di Tambaklorok diberdayakan pembuatan dodol durian. Begitu juga di Gunungpati, tidak mungkin masyarakatnya diajari membuat produk dari ikan,” tandas Sarjana Pertanian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jogjakarta ini. (ric/ce1)