Kakek-Nenek Disekap, Uang dan Perhiasan Dirampok

450

Pelaku selanjutnya mengobrak-abrik almari dan membawa perhiasan seberat 55 gram dan uang Rp 65 juta. Pelaku yang diduga lebih dari tiga orang tersebut diperkirakan kabur menggunakan kendaraan bermotor menuju ke arah Tuntang. “Setelah pelaku kabur, mertua saya baru bisa lepas dan minta tolong pada tetangga, Pak Saeri. Kebetulan rumah tetangga agak jauh,” imbuhnya.

Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bringin dan dirujuk ke RS DKT Salatiga. Sedangkan kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Tuntang. Petugas Polsek Tuntang dipimpin Kapolsek AKP Edy Suharyanto melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi juga diperiksa untuk menyelidiki pelaku perampokan tersebut.

“Korban masih sulit dimintai keterangan karena masih dirawat di rumah sakit. Sementara ini kami memeriksa saksi-saksi. Untuk sementara, kerugian yang sudah diketahui sebesar Rp 65 juta dan perhiasan,” tutur Kapolsek.

Polisi menduga pelaku sudah mengetahui seluk beluk lokasi kejadian yang jauh dari permukiman. Selain itu, tahu penghuninya hanya dua orang kakek dan nenek yang memiliki banyak uang dan perhiasan. Namun polisi belum dapat memastikan berapa jumlah pelaku dan dari kelompok mana. Sampai saat ini, masih melakukan penyelidikan, polisi juga menurunkan anjing pelacak untuk mengendus pelakunya.

“Sepintas melihat lokasinya yang sederhana, orang tidak menyangka di sini korban menyimpan banyak uang. Bisa jadi pelakunya sudah paham kondisinya. Kami masih melakukan pendalaman penyelidikan,” tuturnya. (tyo/ida)