Rintis Kampung Ramah Anak Lagi

402
DINAIKKAN KEMBALI : Wali Kota Pekalongan Basyir Ahmad menaikkan kembali bendera logo Kota Pekalongan yang baru, kemarin. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN-Setelah sukses merintis 16 Kampung Ramah Anak di tahun 2015, kini Pemkot Pekalongan menambah 4 Kampung ramah Anak di 2016. Sehingga total ada 20 Kampung Ramah Anak.

“Pembentukan kampung ramah anak pada setiap tahun ini, merupakan upaya Pemkot Pekalongan melindungi dan memenuhi 31 hak anak sesuai yang diterangkan dalam Undang-Undang,” kata Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak, Sri Wahyuni, Rabu (20/1) kemarin.

Diharapkan dengan adanya kampung tersebut, katanya, anak-anak mempunyai wadah untuk bermain, bersosialisasi dan berekspresi dengan aman. Sehingga kelak bisa menjadi aset yang baik bagi masyarakat Pekalongan.

Ditambahkan, Lembaga Perlindungan Perempuan dan Remaja (LP PAR) Kota Pekalongan Agustin, jumlah kasus kekerasan gender dan anak selama tahun 2015 cukup memprihatinkan. “Dari rekapan tahun 2015 ada 30 kasus kekerasan berbasis gender dan 39 kasus berbasis anak yang terjadi di kota ini,” ucapnya.

Menurutnya angka tersebut dinilai sangat memprihatinkan. Untuk itu, ke depan pihaknya akan gencar melaksanakan GN AKKSA (Gerakan Nasional Anti Kekerasan dan Anak). Gerakan tersebut, dilakukan berjenjang, yang akan menjangkau sampai ke tingkat RT dan di tingkat sekolah.

Agustin menambahkan, pihaknya juga cukup terbantu. Karena masyarakat saat ini sudah cukup aktif lapor kepada pihak-pihak yang berwajib terkait kekerasan terhadap anak. Diharapkan kasus kekerasan gender maupun anak dapat ditanggulangi sedini mungkin ke depannya. (han/ida)