Sikat Pelaku Jual Beli Lapak

Relokasi Pasar Johar di MAJT Diresmikan

507
DIRESMIKAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meresmikan Pasar Johar sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kemarin. (kanan) Ganjar saat meninjau los pasar. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRESMIKAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meresmikan Pasar Johar sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kemarin. (kanan) Ganjar saat meninjau los pasar. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRESMIKAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meresmikan Pasar Johar sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kemarin. (kanan) Ganjar saat meninjau los pasar. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRESMIKAN: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meresmikan Pasar Johar sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kemarin. (kanan) Ganjar saat meninjau los pasar. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berjanji akan menindak tegas pelaku jual beli lapak pedagang Pasar Johar di tempat relokasi sementara di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang. Hal itu ditegaskan Ganjar menanggapi isu adanya praktik jual beli lapak yang dilakukan oknum pedagang dan petugas yang mengatasnamakan Dinas Pasar Kota Semarang.

”Siapa pun dia yang terbukti melakukan jual beli lapak akan saya sikat. Jangan pernah mencari kesempatan dalam kesempitan penderitaan rakyat,” ungkapnya di sela-sela peresmian proyek-proyek Pemerintah Kota Semarang 2015 yang dipusatkan di tempat relokasi Pasar Johar di kawasan MAJT, Rabu (20/1).

Ia menjelaskan, pihaknya akan selalu mengawasi proses pembangunan Pasar Johar sementara itu sebagai tempat relokasi para pedagang yang terkena musibah kebakaran pada 9 Mei 2015 lalu.