Tujuh Perjalanan KA Terganggu

485

TEGAL – Akibat truk bermuatan keramik terguling, tujuh perjalanan Kereta Api (KA) terganggu. Truk bernomor polisi R 1945 DA itu terguling di perlintasan kereta api nomor 288 yang terletak di km 295+656 petak jalan Prupuk – Linggapura, Margasari, lintas Purwokerto – Cirebon, Rabu (20/1) sekitar pukul 16.00. Truk dikemudikan oleh Misno, warga Desa Kalikidang, Sokaraja, Kabupaten Banyumas.

Menurut penjaga perlintasan nomor 288, Sahril, kejadian itu berawal saat truk melintas dari arah Prupuk pada pukul 15.50. Tiba-tiba, truk bermuatan keramik itu miring ke kiri dan terguling tepat di perlintasan KA. Akibatnya, tujuh perjalanan KA terganggu. Adapun, KA yang terganggu perjalanannya antara lain, KA Jaka Tingkir tujuan Purwosari, KA Krakatau tujuan Kediri, KA Krakatau tujuan Pasar Senen, KA Purwojaya tujuan Gambir, KA Kamandaka tujuan Semarang, KA Semen Holcim tujuan Cirebon, dan KA Semen Tiga Roda tujuan Purwokerto. “Selain itu, ada satu KA kosong yang terganggu yakni KA BBM (bahan bakar minyak) tujuan Maos,” sambungnya.

Dari jumlah itu, lanjut Sahril, sebagian KA berhenti di Stasiun Prupuk. Antara lain, KA Jaka Tingkir, KA Semen 3 Roda dan KA BBM. Kemudian 2 KA lainnya, tertahan di stasiun Linggapura. Yakni, KA Purwojaya dan Semen Holcim. Sedangkan sisanya, berhenti di Stasiun Bumiayu dan Songgom. Antara lain, KA Krakatau, KA Kamandaka dan KA Krakatau. “Setelah truk dievakuasi, perjalanan KA dilanjutkan kembali,” katanya.

Insiden truk terguling itu juga dibenarkan oleh Manajer Humas PT KAI Daop 5 Surono. Menurut dia, meski kejadian itu tidak ada korban jiwa, tapi telah mengakibatkan 7 perjalanan KA terganggu. “Kejadian ini menyebabkan dua jalur KA di perlintasan KA Karanganyar, Prupuk, Margasari, terhalang,” ujarnya.

Sebab, lanjut Surono, badan truk dan muatannya menutupi jalur perlintasan tersebut. Adapun, truk dapat dievakuasi setelah mobil derek dari Bumiayu datang ke lokasi. “Kereta dapat meneruskan perjalanan setelah berhenti beberapa jam,” pungkasnya. (yer/jpnn/ric)