Tidak Terbukti, Yuni Dibebaskan dari Tuntutan

449

Atas putusan lepas tersebut, Yuni mengaku merasa lega dan senang sehingga nama baiknya kembali. Namun demikian ia mengaku kecewa dengan penyidik kepolisian karena langsung menahan dirinya dan vonis PN memvonis dirinya bersalah.

”Saya kecewa, tapi mau bagaimana lagi. Kami hanya orang kecil, mau mengadu dengan siapa. Saya juga merasa terbantu dengan kehadiran LBH Mawar Saron,” kata Yuni sembari menangis mengingat perkaranya.

LBH Mawar Saron Semarang juga berencana mengajukan gugatan ganti kerugian kepada negara, sehubungan dengan kekeliruan penerapan hukum terhadap kliennya yang mengakibatkan Yuni Rahayu mondok di penjara selama 6 bulan penjara. (jks/ida/ce1)