Gajah-Dempet Segera Dilebarkan

672
PENINGKATAN INFRASTRUKTUR: Jalan raya penghubung antara Kecamatan Gajah hingga Kecamatan Dempet menjadi target pelebaran oleh Pemkab Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENINGKATAN INFRASTRUKTUR: Jalan raya penghubung antara Kecamatan Gajah hingga Kecamatan Dempet menjadi target pelebaran oleh Pemkab Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENINGKATAN INFRASTRUKTUR: Jalan raya penghubung antara Kecamatan Gajah hingga Kecamatan Dempet menjadi target pelebaran oleh Pemkab Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENINGKATAN INFRASTRUKTUR: Jalan raya penghubung antara Kecamatan Gajah hingga Kecamatan Dempet menjadi target pelebaran oleh Pemkab Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK- Setelah melakukan betonisasi jalan di semua ruas penghubung antara kecamatan, kini Pemkab Demak mulai berkonsentrasi melakukan pelebaran jalan. Selain ruas Onggorawe-Mranggen, pemkab juga menargetkan melebarkan jalan ruas penghubung Kecamatan Gajah hingga Kecamatan Dempet.

Ini dilakukan karena badan jalan cukup sempit sehingga cukup menyulitkan kendaraan roda empat untuk berpapasan. Akibat jalan sempit itupula, sudah banyak kejadian kendaraan saling berserempetan serta menyebabkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE) Pemkab Demak, Doso Purnomo mengungkapkan, Jalan Raya Gajah-Dempet termasuk prioritas untuk dilebarkan. Sebab, jalur tersebut sangat strategis untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. “Hanya saja, untuk tahun ini, kita masih memaksimalkan untuk pelebaran jalan Onggorawe-Mranggen secara bertahap. Jalan tersebut kita lebarkan antara 6 sampai 8 meter,” katanya.

Pelabaran tersebut sudah dimulai 2015 lalu. Ruas Jalan Onggorawe-Mranggen kondisinya juga sempit dan menampung banyak kendaraan. Selain untuk menunjang kelancaran lalu lintas dan arus ekonomi, jalan tersebut juga menjadi alternatif jika ada kemacetan di jalur Pantura Sayung. Untuk perbaikan jalan dengan aspal hotmix juga dilakukan untuk ruas dalam kota Demak, diantaranya Jalan Sultan Fatah, Jalan Sultan Hadiwijaya, Jalan Kiai Jebat, Jalan Kiai Palembang dan sekitarnya. “Kita juga akan bangun jembatan yang sudah tidak layak. Seperti jembatan Desa Ngawen, Kecamatan Wedung. Jembatan dekat pekuburan tersebut terlalu sempit,” katanya. (hib/zal)