1.780 PNS Pensiun Tahun Ini

412
BERI PENGHORMATAN: Gubernur Ganjar Pranowo memberi salam penghormatan kepada para PNS yang pensiun, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI PENGHORMATAN: Gubernur Ganjar Pranowo memberi salam penghormatan kepada para PNS yang pensiun, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI PENGHORMATAN: Gubernur Ganjar Pranowo memberi salam penghormatan kepada para PNS yang pensiun, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI PENGHORMATAN: Gubernur Ganjar Pranowo memberi salam penghormatan kepada para PNS yang pensiun, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tahun ini, sebanyak 1.780 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemprov Jawa Tengah akan diberhentikan dengan hormat. Dari jumlah itu, 105 PNS diberhentikan per Februari-Maret mendatang. Rinciannya, 13 PNS Golongan IV, 66 PNS Golongan III, dan 22 PNS Golongan II.

”Rata-rata, mereka akan mendapatkan pensiun Rp 59 juta per orang,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng Indriani, ketika ditemui usai Penyerahan SK Pemberhentian dengan Hormat sebagai PNS dengan Hak Pensiun, di Gedung Gradhika Bakti Praja, Senin (25/1).

Pihaknya menambahkan, penghentian PNS ini sebenarnya membuat Analisa Beban Kerja (ABK) yang sudah dituangkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) makin bertambah. Sebab, tahun ini, kebutuhan PNS di Jateng mencapai 21.490. Sementara hingga Desember kemarin, tercatat baru ada ada sebanyak 16.270 PNS. ”Artinya, Jateng butuh butuh tambahan 5.220 PNS untuk memenuhi kuota ABK,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berpesan kepada para pensiunan untuk menyiapkan mental. Sebab, masa pensiun dapat menyebabkan post power syndrome. Sindrom ini bisa jadi salah satu penyebab depresi. ”Merasa dulu merupakan orang penting yang sibuk dan dilayani, sekarang ketika pensiun, terjadi sesuatu yang kontras. Aktivitasnya pun berkurang drastis,” paparnya. (amh/ric/ce1)