Personel Gabungan Amankan Kantor KPU

343
PENGAMANAN : Ratusan personel keamanan gabungan Kodim 710 Pekalongan, dan Polres Pekalongan saat melakukan pengamanan ketat di Kantor KPU usai penolakan gugatan paslon nomor satu oleh Mahkamah Konstitusi, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PENGAMANAN : Ratusan personel keamanan gabungan Kodim 710 Pekalongan, dan Polres Pekalongan saat melakukan pengamanan ketat di Kantor KPU usai penolakan gugatan paslon nomor satu oleh Mahkamah Konstitusi, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PENGAMANAN : Ratusan personel keamanan gabungan Kodim 710 Pekalongan, dan Polres Pekalongan saat melakukan pengamanan ketat di Kantor KPU usai penolakan gugatan paslon nomor satu oleh Mahkamah Konstitusi, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PENGAMANAN : Ratusan personel keamanan gabungan Kodim 710 Pekalongan, dan Polres Pekalongan saat melakukan pengamanan ketat di Kantor KPU usai penolakan gugatan paslon nomor satu oleh Mahkamah Konstitusi, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Paska keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perselisihan Pilkada Kabupaten Pekalongan, Senin (25/01), ratusan aparat gabungan Polres Pekalongan dan Kodim 710 Pekalongan menjaga kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan. Dalam pengamanan kali ini, Polres Pekalongan juga dibantu anggota Polres Batang, Polres Kota Pekalongan, Polres Tegal, TNI dan Brimob. Bahkan Selasa (26/01) hari ini, KPU dalam melakukan sidang pleno penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terpilih, akan ditempatkan water canon yang disiagakan di lokasi.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto mengatakan pengamanan kantor KPU sudah dilakukan sebelum pelaksanaan pemungutan suara. Namun pasca keputusan MK, pengamanan diperketat dengan bantuan anggota Polres Pekalongan Kota, Polres Batang, Tegal, Brimob dan TNI.