Olahan Ikan dan Daging Wajib Ada saat Imlek

587
WAJIB ADA: Menu olahan ikan wajib ada saat perayaan Imlek, biasanya kombinasi makanan lainnya seperti capcai, sup, nasi goreng dan sebagainya. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
WAJIB ADA: Menu olahan ikan wajib ada saat perayaan Imlek, biasanya kombinasi makanan lainnya seperti capcai, sup, nasi goreng dan sebagainya. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
WAJIB ADA: Menu olahan ikan wajib ada saat perayaan Imlek, biasanya kombinasi makanan lainnya seperti capcai, sup, nasi goreng dan sebagainya. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
WAJIB ADA: Menu olahan ikan wajib ada saat perayaan Imlek, biasanya kombinasi makanan lainnya seperti capcai, sup, nasi goreng dan sebagainya. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

JIKA ketupat opor menjadi masakan khas saat Lebaran Idul Fitri, saat perayaan Sincia atau Imlek juga memiliki masakan wajib yang harus ada. Yakni makanan dengan bahan dasar ikan dan daging.

Makanan tersebut memiliki filosofi sebagai lambang kemakmuran sebagai doa agar tahun mendatang lebih baik daripada tahun sebelumnya. ”Saat berkumpul, beberapa makanan khas yang wajib ada untuk dimakan bersama, dengan bahan dasar ikan dan daging yang diolah menjadi capcai atau baby kailan yang dimasak dengan daging,” kata Budayawan Kota Semarang, Jongkie Tio
Serapan budaya kuliner ini pun juga dilakukan keturunan Tionghoa di Semarang. Pada umumnya budaya kuliner tersebut terbagi menjadi dua kasta yang berbeda meliputi Tionghoa Totok atau memiliki tingkat ekonomi yang bagus dan Tionghoa peranakan yang memiliki tingkat ekonomi kelas menengah. ”Yang jelas bahan dasarnya pasti ada daging ataupun ikan,” jelasnya.