Pelototi Organisasi Berpaham Radikal

405

SEMARANG – Setelah kecolongan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ternyata menganut paham radikal, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Mssyarakat (Kesbangpolinmas) Jawa Tengah akan memperketat pengawasan seluruh organisasi yang telah terdaftar. Berbagai kegiatan dan dan gerakan masing-masing organisasi akan terus dipantau untuk mengurangi risiko kecolongan lagi.

Kepala Badan Kesbangpolinmas Jawa Tengah Ahmad Rofai menjelaskan, penyaringan organisasi penganut paham radikalisme tergolong sulit. Sebab, ketentuan tersebut tidak tertuang dalam undang-undang. ”Yang dinilai adalah organisasinya. Mereka hanya diwajibkan untuk mendaftar atau melapor, dan kami akan mengkajinya. Melihat seperti apa kegiatannya. Setelah itu kami bisa menerbitkan semacam surat keterangan. Jadi tidak menilai organisasi tersebut,” tuturnya.

Meski begitu, dari pantauan kegiatan yang kerap digelar, sebenarnya sudah terlihat paham seperti apa yang dianut. Jika melenceng dari norma Pancasila, UUD 45, dan NKRI, akan langsung ditindaklanjuti. Sayang, kata Rofai, sekarang banyak organisasi yang bergerak dengan sembunyi-sembunyi. Hanya kegiatan-kegiatan tertentu saja yang diperlihatkan. ”Tapi akhir-akhir ini belum ada organisasi di Jateng yang patut dicurigai. Semuanya masih kondusif,” cetusnya.

Mengenai Gafatar yang sempat terdaftar di Kesbangpolinmas Jawa Tengah 2011-2014, sebenarnya sudah dalam pantauan sejak 2012. Waktu itu, sudah ada instruksi dari Dirjen untuk memperketat pengawasan karena baru diketahui jika banyak anggotanya jebolan dari Negara Islam Indonesia (NII). ”Ada surat resmi dari Dirjen yang dikirimkan ke kami. Intinya harus ada pengawasan ketat terhadap organisasi Gafatar,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga pernah berpesan terkait penekanan risiko lahirnya organisasi yang melenceng. ”Kalau menemukan yang aneh-aneh terkait radikalisme, bisa langsung melapor ke RT, RW, lurah, camat, atau bisa langsung ke saya,” tandasnya. (amh/ric/ce1)