Siswa Buat 2.567 Lampion

355
SAMBUT IMLEK: Sejumlah siswa SMA Kebon Dalem sibuk membuat lampion untuk menyambut Imlek. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAMBUT IMLEK: Sejumlah siswa SMA Kebon Dalem sibuk membuat lampion untuk menyambut Imlek. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAMBUT IMLEK: Sejumlah siswa SMA Kebon Dalem sibuk membuat lampion untuk menyambut Imlek. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAMBUT IMLEK: Sejumlah siswa SMA Kebon Dalem sibuk membuat lampion untuk menyambut Imlek. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pelestarian kearifan lokal dapat dilakukan dengan berbagai hal. Seperti halnya yang dilakukan oleh SMA dan TK Kebon Dalem Semarang. Sebanyak 2.567 lampion dibuat oleh seluruh siswa dan guru di sekolah tersebut.

Kepala SMA Kebon Dalem, Thio Hok Lay mengatakan selain memelihara budaya, hal itu dilakukan untuk mengembangkan semangat pluralisme di kalangan siswa. ”Kebetulan juga bertepatan dengan Imlek, jadi ya sekalian kita laksanakan,” ujar Thio, Kamis (28/1).

Menurutnya, semangat pluralisme perlu dilakukan sejak dini. Sehingga, ke depan rasa saling menghormati antar berbagai etnis dapat dilakukan oleh siswa. Dijelaskannya, lampion merupakan sebuah simbol suka cita dan harapan. Sekolah Kebon Dalem yang mayoritas merupakan etnik Tionghoa tepat untuk mengobarkan semangat pluralisme melalui pembuatan lampion. Warna lampion siswa sengaja dibuat seragam yaitu berwarna merah.