Tinju Optimistis Bawa Pulang Medali Emas

Satu Petinju Lolos PON Terdegradasi

729
SEMANGAT: Para petinju pelatda Jateng ditambah petinju sparring Clement Kahewa serta para pelatih tinju Jateng. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Para petinju pelatda Jateng ditambah petinju sparring Clement Kahewa serta para pelatih tinju Jateng. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Para petinju pelatda Jateng ditambah petinju sparring Clement Kahewa serta para pelatih tinju Jateng. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Para petinju pelatda Jateng ditambah petinju sparring Clement Kahewa serta para pelatih tinju Jateng. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Meski hanya meloloskan empat petinju ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jabar, tim tinju Jawa Tengah tetap percaya diri menatap ajang multievent empat tahunan tersebut. Dengan persiapan yang terukur, para petinju Jateng optimistis mampu membawa pulang medali emas.

Pengprov Pertina Jateng tak main-main mempersiapkan para petinjunya. Selain menggenjot latihan intensif tiap sore, tim pelatih serta manajemen tinju Jateng menerapkan aturan keras bagi para petinjunya. Bahkan, satu petinju yang telah lolos dari babak kualifikasi akhir tahun lalu yakni petinju putri Aldila Eka Supriati (48 kg) terpaksa didegradasi. Posisinya digantikan oleh Dini Alimah Saputri.

Sekretaris Umum Pengprov Pertina Jateng Sujatmiko mengatakan, kelolosan ke PON melalui babak kualifikasi lalu adalah by number, bukan by name. Sehingga nama petinju bisa digantikan asal dalam kelas yang sama. Dalam perkembangannya, Dini Alimah dipandang Pengprov Pertina Jateng lebih siap dan dinilai lebih punya potensi meraih medali di PON 2016 mendatang.