Wamama Wujudkan Keinginan Dwi Purwanto

Penyandang Tunadaksa

448
AKSI SOSIAL: Komandan Lanal Semarang Kolonel Laut (P) Elka Setyawan, perwakilan Alfamart dan anggota Wamama menyerahkan secara simbolis bantuan kursi roda kepada warga yang menderita cacat dan lumpuh, Andika Nugroho dan Dwi Purwanto warga Warigalit Perumnas Krapyak Semarang Barat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKSI SOSIAL: Komandan Lanal Semarang Kolonel Laut (P) Elka Setyawan, perwakilan Alfamart dan anggota Wamama menyerahkan secara simbolis bantuan kursi roda kepada warga yang menderita cacat dan lumpuh, Andika Nugroho dan Dwi Purwanto warga Warigalit Perumnas Krapyak Semarang Barat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKSI SOSIAL: Komandan Lanal Semarang  Kolonel Laut (P) Elka Setyawan, perwakilan Alfamart dan anggota  Wamama menyerahkan secara simbolis bantuan kursi roda kepada warga yang menderita cacat dan lumpuh, Andika Nugroho dan Dwi Purwanto warga Warigalit Perumnas Krapyak Semarang Barat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKSI SOSIAL: Komandan Lanal Semarang Kolonel Laut (P) Elka Setyawan, perwakilan Alfamart dan anggota Wamama menyerahkan secara simbolis bantuan kursi roda kepada warga yang menderita cacat dan lumpuh, Andika Nugroho dan Dwi Purwanto warga Warigalit Perumnas Krapyak Semarang Barat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Wartawan Mancing Mania (Wawama) menggelar aksi bakti sosial dengan memberikan tongkat dan kursi roda sebagai alat bantu jalan bagi penyandang tunadaksa. Bantuan tersebut diberikan kepada dua penyandang tunadaksa yang tinggal di Jalan Warigalit Perumnas Krapyak, Semarang, Jumat (29/1) kemarin.

Salah satu penerima bantuan, Dwi Purwanto tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya ketika menerima bantuan. Penyandang tunadaksa sejak lahir ini mengaku memang sudah memimpikan punya kursi roda sendiri. Sebab, selama ini, Dwi harus berusaha keras menjalani aktivitas sehari-hari, nyaris tanpa alat bantu apa pun. Itu pun harus tetap dilakoni untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. ”Saya sangat senang dan terharu, tiba-tiba mendapat bantuan kursi roda secara langsung tanpa ada embel-embel apa pun. Sebenarnya saya memang sudah kepengin punya kursi roda. Tapi belum bisa nyelengi,” ucapnya.