Cegah Abrasi, Tanam 25 Ribu Mangrove

574
PENGHIJAUAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyerahkan pohon mangrove kepada hansip di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENGHIJAUAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyerahkan pohon mangrove kepada hansip di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENGHIJAUAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyerahkan pohon mangrove kepada hansip di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENGHIJAUAN: Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono menyerahkan pohon mangrove kepada hansip di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK- Bencana abrasi di pesisir utara Demak, utamanya di wilayah Sayung makin parah. Meski upaya penanaman dilakukan secara berkelanjutan tiap tahun, namun terjangan air laut yang ganas tetap menjadi ancaman serius.

Terkait kondisi ini, Sekda Pemkab Demak Singgih Setyono mengatakan, bahwa ancaman abrasi tersebut memang harus disikapi secara serius. Karena itu, Pemkab Demak telah mencanangkan program penghijauan kawasan pesisir pantai bekerja sama dengan lembaga terkait. “Kita bersinergi bersama untuk mengatasi abrasi ini,” ujarnya disela penanaman 25 ribu mangrove di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, kemarin.

Penanaman melibatkan unsur pelajar, TNI, Polri dan masyarakat nelayan. Sekda dr Singgih berharap, warga sekitar antusias menyambut program penghijauan ini dengan ikut berpartisipasi serta ikut merawat tumbuh besarnya pohon mangrove beserta akarnya. “Program penghijauan ini diharapkan berkesinambungan demi kelestarian alam kawasan pesisir pantai Demak,” katanya. Seperti diketahui, abrasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir telah merusak pesisir beberapa desa di Kecamatan Sayung. Seperti di Desa Bedono, Sriwulan, Timbulsloko, Surodadi, dan sekitarnya. (hib/zal)